Berita

BANGKIT LAWAN TB DENGAN 3 REVOLUSI (BLT 3R) “Pakusari Terbebas dari Tb 2020”

Audiensi Pihak Kecamatan dan Puskesmas Pakusari, Audiensi dengan pihak Kecamatan dan Puskesmas Pakusari merupakan langkah awal untuk mensosialisasikan program kecamatan terbebas Tb. Dalam kegiatan ini, didapatkan kesepakatan untuk rencana pembentukan kecamatan terbebas dari TB di Kecamatan Pakusari. Selain itu, program ini mendapat respon yang positif dari Camat Pakusari dan Kepala Puskesmas.

Mini Lokakarya Program Pakusari Terbebas TB, Mini lokakarya terselenggara pada tanggal 07 Januari 2016 bertempat di Aula Baru Gedung Gizi RSP Jember yang dihadiri oleh 30 orang pihak terkait yang terdiri dari Kabid P2PL dan Kasie Program TB Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Camat Pakusari, Dekan FKM UJ, Akademisi, Kepala Puskesmas dan petugas pengelola TB, Perawat Polindes dan Pustu. Hasil yang diperoleh dari pertemuan ini adalah terbentuknya komitmen bersama untuk bangkit bersama-sama melawan TB dan pencanangan Kecamatan Pakusari sebagai penerapan program revolusi BLT dengan 3 R.

Surve

y Cepat Tb Kecamatan Pakusari, Berdasarkan survei cepat yang telah dilakukan oleh Tim UKM dan Litbang menggunakan standart acuan dari WHO pada 210 KK yang tersebar pada 26 dusun dari 7 desa di Kecamatan Pakusari dihasilkan bahwa:

Berdasarkan survei cepat yang dilakukan dengan jumlah sampel 210, diketahui bahwa ditemukan masyarakat yang terdianosis Tb selama satu tahun sebanyak 15 orang (7%) dan ditemukan sejumlah penderita yang putus pengobatan sebesar 13%. Selain itu, ditemukan masyarakat mengalami batuk lebih dari 2 minggu berdasarkan gejala Tb (suspek kuat sakit Tb) sebesar 73?n yang paling banyak menderita adalah suami sebesar 34%.

Penderita TB dengan perilaku batuk tidak ditutup sebesar 40?n sebagian besar penderita Tb dan terduga Tb memiliki perilaku meludah di sembarang tempat sebesar 93?n 78%. Selain itu, penderita Tb dengan perilaku tidak mencuci tangan dengan benar masih tinggi. (26/03/2016)

Diketahui bahwa sebagian besar penderita Tb dan terduga Tb tidak memiliki jaminan kesehatan (BPJS) sebesar 47?b56%. Selain itu, diketahui bahwa sebagian besar penderita Tb dan terduga memiliki pendapatan dibawah 800.000/bulan/keluarga sebesar 68%.

Audiensi Bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Audiensi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timu merupakan tahap lanjutan mensosialisasikan program kecamatan terbebas Tb menuju terbentuknya komitment bersama dan kebijakan program yang sinergis dalam upaya pemberantasan kasus TB dan TB MDR di Jawa Timur. Selain itu, guna mendapatkan dukungan demi mencapai tujuan program. Dalam kegiatan ini, didapatkan kesiapan Dinas Kesehatan Jawa Timur untuk mendukung program dan siap beraksi mensukseskan program dalam rencana pembentukan kecamatan terbebas dari TB di Kecamatan Pakusari.

Pelatihan Pengawas Menelan Obat Bangkit Lawan TB (PMO-BLT), PMO BLT adalah seorang dengan profesi kesehatan yang secara sukarela membantu penderita Tb dalam masa penggobatan hingga sembuh, menjamin penderita berobat tuntas, sarana peningkatan pengetahuan keluarga siaga Tb dan penularannya serta menjadi tenaga surveilan yang melaksanakan kegiatan pengamatan dan pelacakan terhadap penderita Tb atau terduga Tb. Hasil seleksi PMO BLT yang dilaksanakan, jumlah PMO BLT yang akan bertugas pendampingan di Kecamatan Pakusari sebanyak 10 orang dengan 9 perawat dan 1 bidan.

Seminar Tenaga Kesehatan Puskesmas “Pencegahan dan Tatalaksana TB MDR”, Seminar tentang “Pencegahan dan Tatalaksana TB MDR” dihadiri oleh 15 Puskesmas Kab. Jember yang terdiri dari Kepala Puskesmas, Pengelola TB Puskesmas, dan Pengelola Logistik Puskesmas, dilaksanakan di Aula Pertemuan RS Paru Jember tanggal 23 Maret 2016. Pemateri dalam kegiatan ini diantaranya, dr. Movita Hidayati, Sp.P, dr.Sigit Kusumajati,MM, dr. Sulih Yekti, dan Diah Kusworini, S.KM., M.Si (26/03/2016)