Berita

Studi Banding Rekam Medis Elektronik RSUD Prof. dr. Soekandar Mojokerto di RS Paru Jember

RS Paru Jember adalah UPT Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, merupakan rumah sakit khusus yang memberikan pelayanan utama pada penyakit paru dan saluran pernapasan. Guna menggapai mimpi dan visinya, sejak tahun 2005 RS Paru Jember mengembangkan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) dengan mengintegrasikan sistem billing, sistem inventory, sistem farmasi elektronik dan sistem rekam medis elektronik. Meskipun menghadapi tantangan, SIRS dapat berjalan, tetapi sampai tahun 2011 rekam medis elektronik rawat inap tidak dapat berjalan, yang berakibat tidak ada integrasi, interoperabilitas dan keterbukaan standar pelayanan. Untuk mengatasi masalah di atas, manajemen RS Paru Jember melakukan Modifikasi Rekam Medis Elektronik Menggunakan Tablet. Inisiatif ini inovatif karena di Indonesia RS Paru Jember merupakan pelopor penerapan mobile rekam medis dan kreatif karena proses melibatkan Dokter sebagai pelaku utama pengisian rekam medis dalam mengembangkan sistem. Manfaat utama Hospital on Tablet adalah meningkatkan angka keselamatan pasien, meningkatkan Indeks Kepuasan Masyarakat dan meningkatkan pendapatan rumah sakit. Inovasi ini berkelanjutan karena memiliki ide yang visioner, terencana, didukung aturan dan terdapat kelembagaan penggerak inisiatif. Inovasi ini dapat direplikasi karena memiliki prinsip mudah dan nyaman, prinsip efektif dan efisien, prinsip transparans dan akuntabel, prinsip melibatkan partisipasi masyarakat dan prinsip legalitas hukum. Manfaat lain adalah pengurangan penggunaan kertas, satu pasien rawat inap dalam satu hari memerlukan minimal 20 lembar kertas catatan rekam medik manual sesudah inovasi rekam medik elektronik tidak perlu lagi menggunakan kertas rekam medik (paperless). Pada awal tahun 2016 ini, RS Paru Jember kedatangan tamu studi banding tentang Rekam Medis Elektronik (RME) dari RSUD Prof. Dr. Soekandar Mojosari-Mojokerto. Mereka tertarik dengan Rekam Medis Elektronik (RME) yang dilakukan di RS Paru Jember apalagi inovasi Hospital on Tablet (HOT) RS Paru Jember pada tahun 2015 berhasil lolos 40 besar tingkat nasional inovasi pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Kementerian PANRB. Direktur RSUD Prof. Dr. Soekandar Mojosari-Mojokerto, dr. Sujatmiko, MM., MMR beserta jajaran sangat antusias mengikuti proses studi banding dari acara pembukaan, pemaparan, tinjauan lapangan sampai sesi diskusi. Semoga studi banding yang telah dilakukan mendatangkan manfaat demi peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.