Berita

Bersama Untuk Semangat Bangkit Melawan TB MDR

Usaha yang tidak kalah pentingnya dari RS Paru Jember guna mengajak pasien TB MDR berobat tuntas yaitu RS Paru Jember secara aktif bekerjasama dengan petugas di tiap-tiap puskesmas untuk memantau perkembangan proses pengobatan pasien TB MDR. Petugas RS Paru Jember tidak segan untuk mengadakan komunikasi dengan mbrpetugas puskesmas tentang proses pengobatan pasien yang selama ini telah berjalan, kendala yang dihadapi pasien saat menjalani pengobatan, serta keluhan-keluhan yang timbul selama proses pengobatan demi mencegah kasus DO pada pasien TB MDR. Tidak kalah pentingnya, RS Paru Jember juga melibatkan peran dari mantan pasien MDR untuk memberikan semangat kepada pasien-pasien yang mulai putus asa untuk melanjutkan pengobatan, karena memang dibutuhkan waktu yang relatif lama (18 sampai 24 bulan) untuk sembuh dari penyakit ini. Peran dari peer educator (pendidik sebaya) ini sangatlah penting, kegiatan pendidik sebaya ini walaupun terlihat sederhana yaitu menjadi teman curhat bagi pasien secara langsung melalui sms, telepon ataupun bertatap muka, tetapi dengan begitu, pasien yang tadinya sudah putus asa untuk meneruskan pengobatan dapat memperoleh semangat kembali untuk melakukan pengobatan. Terbukti pada kasus pasien R di Ambulu dan Pasien R di Balung yang sampai sekarang tidak jadi berhenti melakukan pengobatan walaupun sedang merasakan efek samping obat yang luar biasa. Usaha untuk memberantas penyakit TB MDR di Kabupaten Jember tidaklah mustahil jika dikerjakan secara bersama seperti yang selama ini sudah dilakukan oleh RS Paru Jember bersama pihak-pihak terkait baik dinas kesehatan, puskesmas-puskesmas serta para mantan penderita TB MDR yang secara aktif menumbuhkan semangat pasien untuk berobat tuntas.