Berita

Pentingnya Cuci Tangan Bagi Anak setiap hari anak-anak bermain di dalam dan di luar rumah, sehingga sa-ngat penting untuk mengajarkan anak dalam hal mencuci tangan. Mencuci tangan merupakan hal pertama dalam keluarga yang dapat membasmi adanya kuman yang tak terlihat. Kegiatan inilah yang dapat mencegah penyebaran kuman dan menjaga anak-anak yang tertular terhadap penyakit. Mencuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun sangat penting dan bermanfaat bagi kesehatan anak. Mencuci tangan merupakan upaya dalam membasmi kuman penyebab penyakit. Pada masa pertumbuhannya, anak-anak memiliki sistem pertahanan tubuh (sistem imunitas) yang belum terlalu kuat sehingga kondisi anak-anak lebih rentan terhadap penyakit dibandingkan dengan orang dewasa. Anak-anak kemungkinan terinfeksi setelah menyentuh mulut dengan tangan yang kotor. Hal yang sederhana dalam mencuci tangan sangat efektif dilakukan, agar dapat mencegah penyebaran penyakit yang dimulai dari flu hingga penyakit yang lebih serius. membiasakan cuci tangan pada anak usia dini membuat anak menjadi mengerti akan pentingnya mencuci tangan dan akan merasakan manfaatnya dalam ke-sehatan. Secara kasat mata, kuman yang terdapat pada tangan tidak terlihat. Namun tanpa disadari, benda-benda yang disentuh setiap hari dapat menjadi tempat berkumpulnya dan bersembunyi kuman. Misalnya, menyentuh tangan yang kotor, memegang remote atau pegangan pintu, setelah batuk atau bersin, membuang ingus, setelah menyentuh sampah, setelah mengganti popok, sebelum dan setelah mengobati luka, dan lain sebagainya. Penyebab adanya kuman pe-nyakit adalah tangan yang tidak dicuci dengan baik, karena itu mencuci ta-ngan dilakukan dengan baik dan benar. Menggunakan produk pembersih ta-ngan yang setidaknya mengandung 60% alkohol. Sedangkan anak-anak, menggunakan produk pembersih tangan khusus untuk anak-anak. Mengajarkan anak untuk selalu mencuci tangan dengan benar sebelum atau sesudah melakukan kegiatan baik di dalam maupun di luar rumah. Menjadikan mencuci tangan sebagai kegiatan yang menarik bagi anak dapat mengurangi resiko penyakit pernafasan dan pencernaan. Orang tua harus rajin mendampingi dan memberikan contoh pada anak saat mencuci tangan karena mereka belum cukup tahu tentang cara yang tepat dalam mencuci tangan. Berikut ini beberapa tips dalam mencuci tangan yang baik yaitu: Mencuci tangan dengan air bersih baik itu dingin maupun hangat disertai menggunakan sabun. Menggosok tangan secara bersamaan, dimulai dari bagian belakang tangan, sela-sela jari dan di bawah kuku hingga sampai pergelangan tangan. Menggosok tangan selama 15-10 dtk. Membilas tangan dimulai dari bawah air yang mengalir. Setelah itu, keringkan tangan dengan menggunakan handuk atau lap yang bersih. Menjaga kesehatan dilakukan dengan makan makanan yang sehat dan bergizi dan membiasakan diri menjaga kebersihan tangan. Kesehatan dan kebersihan saling berperan dan berpengaruh antara satu sama lain. Ke-sehatan akan menjadi lebih baik apabila menerapkan akan pentingnya perilaku untuk hidup bersih dan sehat. Hal yang penting dalam kebiasaan mencuci ta-ngan pakai sabun masih sangat kurang dilakukan oleh masyarakat. Dapat diketahui bahwa tangan kita menjadi tempat potensial masuknya kuman atau kotoran ke tubuh kita maupun seseorang. Agar masyarakat memahami dan mengetahui bahwa pentingnya mencuci tangan, yang harus dilakukan adalah mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berkampanye dalam kegiatan hidup bersih sehat dengan melakukan gerakan cuci tangan pakai sabun. Dalam kegiatan tersebut, menyampaikan materi pendidikan dalam membentuk kebiasaan sehat sedari dini mungkin yaitu mencuci tangan sebelum makan maupun setelah makan, saat tidak ada air maupun sabun dapat menggunakan hand sanitizer untuk membunuh kuman di tangan dan sebagainya. Menjadikan cuci tangan sebagai kebiasaan dan kegiatan rutin yang harus dilakukan. Pemerintah harus lebih giat dalam melakukan promosi cuci tangan pakai sabun dan Pemerintah juga sering mempromosikan kesehatan di daerah baik itu tempat umum ataupun terbuka yang mudah dijangkau oleh masyarakat terutama untuk anak-anak. Ditulis kembali oleh Tim PPI RS PARU JEMBER.